Helvetia

PKKMB Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru

Teknologi Riau – Pekanbaru – Muara Bungo (Jambi) — Suasana antusias dan penuh semangat tampak jelas saat calon penerus masa depan Institutusi Kesehatan Indonesia dari berbagai program studi kesehatan unggulan yang ada di Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru di antaranya Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Program Studi S1 Administrasi Kesehatan, Program Studi S1 Gizi, Program Studi D3 Kebidanan, dan Program Studi D3 Kebidanan PSDKU Muara Bungo (Jambi) yang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa yang Memiliki Solidaritas, Berintegritas, dan Mampu Memanfaatkan Teknologi Informasi” kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan karakter mahasiswa yang siap berkontribusi di ”Dunia Kesehatan” yang dinamis dan terus berkembang.

PKKMB tahun ini dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada nilai-nilai dasar kehidupan kampus sekaligus membekali mereka dengan sikap profesionalisme, kerja sama tim, dan pemanfaatan teknologi digital dalam bidang kesehatan. Dalam sambutannya, Rektor Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru Dr. Bdn. Silvia Nova, S.ST., M.Kes, menyampaikan pentingnya karakter integritas dan solidaritas dalam profesi Kesehatan “Tenaga kesehatan bukan hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus berintegritas tinggi dan mampu bekerja sama dalam tim. Ditambah lagi, kemajuan teknologi informasi saat ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan dan manajemen kesehatan. Mahasiswa harus siap menghadapi era digital ini dengan kemampuan yang mumpuni,” ujar beliau.

Kegiatan PKKMB berlangsung selama 3 Hari dimulai tanggal 15 – 19 September 2025 yang dilaksanakan secara bersamaan dengan metode hybrid baik secara daring dan luring Kampus Utama Pekanbaru dan PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama) yang ber alamat di Muara Bungo (Jambi) , dan diisi dengan berbagai sesi, antara lain pengenalan etika profesi, nilai-nilai solidaritas dalam pelayanan kesehatan, literasi digital, serta pelatihan penggunaan teknologi informasi dalam praktik medis dan non medis.

Materi-materi disampaikan langsung oleh para dosen dan praktisi kesehatan, serta dibalut dengan kegiatan diskusi, roleplay, dan simulasi penggunaan aplikasi kesehatan digital. Para mahasiswa juga diajak untuk memahami tantangan dunia kesehatan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Salah satu mahasiswi baru kampus Utama Pekanbaru Program Studi DIII Kebidanan ”Septia Dwi Rahmawati”, yang sekaligus menjadi Duta Helvetia di kegiatan PKKMB tahun 2025, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Saya merasa sangat termotivasi dari kegiatan ini saya belajar bahwa menjadi tenaga kesehatan bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga soal empati, kejujuran, dan kemampuan memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ditambahkan juga oleh Ramadhana Arfy, mahasiswi Program Studi DIII Kebidanan Kampus Kabupaten Bungo, merasa sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan PKKMB ini. Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan wawasan baru bahwa profesi bidan bukan hanya terbatas pada membantu proses persalinan, tetapi juga mencakup seluruh siklus kehidupan ibu dan bayi. Seorang bidan juga berperan sebagai bagian penting dalam tim medis keluarga, yang bekerja dengan penuh etika dan profesionalisme. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa baru dalam memahami peran dan tanggung jawab profesi yang akan mereka jalani.

PKKMB ini diakhiri dengan deklarasi mahasiswa baru yang berisi komitmen untuk menjunjung tinggi nilai integritas, menjalin solidaritas antar sesama, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk kemajuan dunia kesehatan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Institut Kesehatan Helvetia Pekanbaru berharap para mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat, nilai, dan kompetensi yang akan membentuk mereka menjadi tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan adaptif di era digital. (**)